Kumpulan Puisi dan Sajak

Berpalinglah Kiranya oleh WS Rendra

Posted on: September 14, 2010

Berpalinglah kiranya
mengapa tiada kunjung juga?
muka dengan parit-parit yang kelam
mata dan nyala neraka.

Larut malam hari mukanya
larut malam hari hatiku jadinya,
mengembang-ngembang juga rasa salah jiwa.

Dosa-dosa lalu-lalang merah-hitam
memejam-mejam mata-mata ini di dunia.

Berpalinglah kiranya
mengapa tiada kunjung juga?
Kaca-kaca gaib menghitam air kopi hitam.
Biji-biji mata di rongganya memantulkan dosa-dosa
seolah-olah dosa itu aku yang punya.

Padaku memang ada apa-apa. Cuma
tidak semua baginya, tidak juga ‘kan menolongnya.
Pergi kiranya, pergi! Mampus atau musna;
Jahatlah itu minta dan terus minta.

Terasa seoalh aku jadi punya dosa.
Bukan sanak, bukan saudara. Lepaslah kiranya ini siksa.

Aku selalu mau beri tak usah diminta
Tapi ia minta dan minta saja dan itu siksa.

Berpalinglah kiranya
mengapa tiada kunjung juga?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Kumpulan Puisi dan Sajak

%d bloggers like this: